Perbedaan Shalat Jamak dan Qashar

Dakwah hijrah islami, Shalat Jamak dan Qashar ~ Jagalah Betul waktu waktu menunaikan shalat semaksimal mungkin apapun keadaannya, misalnya shalat lima waktu, ada kondisi kondisi tertentu yang saat kita akan menunaikannya di hadapkan pada keadaan yang tidak seperti  biasanya, misalnya Anda biasa menunaikan ibadah shalat zuhur atau Ashar tepat pada waktunya, hanya Qadarullah dalam keadaan tertentu, misalnya satu perjalannya tertentu yang menyebabkan Anda tidak bisa menunaikan shalat tepat pada waktunya. Maka dalam hal inilah muncul tuntunan tuntunan Al-Quran dan Hadist Hadist Nabi SAW untuk memberikan solusi. Yaitu tentang shalat yang bisa di jamak atau di Qashar.

gambar Shalat Jamak dan Qashar

Perbedaan Shalat Jamak dan Qashar

Ada situasi di saat Anda akan menunaikan shalat yang dimaksudkan, Anda tidak bisa menunaikan shalat tersebut, pertama terkait dengan waktunya misalnya dalam perjalanan terjadi kemacetan dan mendekati waktu shalat berikutnya, disinilah muncul konsep Jamak .

Jamak

Jamak adalah mengabungkan dua waktu shalat yang jaraknya berdekatan untuk dikerjakan di salah satu waktunya, Contoh zuhur lebih dekat ke Ashar, maka zuhur bisa dipertemukan dengan Ashar, Magrib lebih dekat ke Isya, Kalau shalat Subuh tidak bisa di Jamak karena tidak mempunyai waktu yang berdekatan dengan shalat yang lain.

Jamak terbagi atas dua Yaitu Jamak Taqdim dan Jamak Ta’khir ;

a. Contoh Zuhur digabungkan dengan Ashar, Anda Tarik waktu Ashar ke Waktu zuhur (ke awal waktu shalat), dalam bahasa arab sesuatu yang diawalkan disebut takdim, maka muncul istilah jamak takdim yaitu mengabungkan dua waktu shalat dikerjakan diwaktu yang pertama.

b. Dan jika Anda Shalat zuhur Anda kerjakan diwaktu Ashar atau diakhirkan, dalam bahasa arab sesuatu yang dikerjakan diakhir disebuat Ta’khir. Maka dari itu keluarlah istilah Jamak Ta’khir mengabungkan dua waktu shalat dikerjakan diwaktu yang kedua atau Akhir.

Menjamak Shalat itu sekiranya bisa dikerjakan dalam waktu yang luang, maka Anda tidak perlu mengurangi jumlah rakaatnya, tapi bisa dikerjakan secara sempurna sesuai dengan masing masing rakaatnya, maka ini di sebut jama/kamil atau jama’ sempurna.  Jama ‘kamil mengerjakan dua waktu di satu waktu secara sempurna sesuai dengan rakaat yang telah ditetapkan atau tidak mengurangi rakaatnya.

Qashar

Kondisi kedua, Jika kita tidak mempunyai banyak waktu , atau Anda sedang melakukan perjalanan  aktivitas dimuka bumi, ada situasi situasi yang menjadikan Anda bisa menyingkat waktu shalat, dan tidak ada salahnya disitu dan Anda pun tidak berdosa, dan inilah yang di sebut shalat Qashar yaitu menyingkat raka’at dalam shalat.

Shalat yang bisa di Qashar adalah shalat yang raka’atnya diatas dua raka’at dan bilangan atau jumlah raka’atnya harus genap, Maka shalat yang bisa di Qashar Adalah Sebagai berikut :

1. Zuhur
2. Ashar
3. Isya

Dalam Kondisi Apa Anda bisa Meng Qashar Shalat Anda?, Anda bisa menqashar jika Anda sedang Melakukan Aktivitas di muka bumi atau sedang melakukan Perjalanan, di istilahkan dalam bahasa hadist disebut Safar, Safar Adalah Perjalanan yang cukup jauh yang mempengaruhi Zona waktu Anda sekitar 84 KM.

Pengabungan Jamak dan Qashar
Mengabungkan dua waktu shalat dan mengurangi jumlah raka’atnya, jika kondisinya mengharuskan Anda melakukan shalat jamak Qashar, Dalam keadaan Darurat atau mendesak, Misalnya keadaan seorang Dokter yang akan menjalani Operasi pada pasiennya.

Dalam Hal ini Allah memberikan keringanan dalam shalat kita, jika kita mengalami keadaan Safar atau dalam perjalanan ataupun dalam keadaan mendesak. Semoga Artikel ini dapat memberikan manfaat dan pengetahuan tentang Shalat Jamak dan Qashar. Mohon Maaf jika ada kesalahan.

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon