Tata Cara mandi Junub menurut Sunnah

Dakwah hijrah islami, Tata Cara mandi Junub menurut Sunnah ~ Dalam Istilah Fiqih mandi setelah berhubungan suami istri itu disebut mandi Janaabah atau Junub, Janaabah atau Junub diambil dari kata Al janbu, Janaba yang berarti sisi satu bagian atau pinggir tertentu, jika ingin di jamak’kan maka jamaknya menjadi junub, dan sifatnya disebut dengan janaabah. Kenapa disebut mandi junub karena semua sisi bagian harus terbasuh atau mengalirkan air keseluruh tubuh untuk membersihkan diri dari hadast besar.

gambar Mandi junub


Di dalam ajaran agama islam hadast besar dibagi menjadi 2 bagian, hadast kecil dan hadast besar. 
Maka cara untuk menghilangkan hadast kecil adalah dengan melakukan wudhu secara benar dan baik, dan untuk hadast besar ini terjadi karena, misalkan seperti bersetubuh dengan suami istri dilakukan dengan cara mandi junub.

Bagi yang sudah menikah, mandi junub sepertinya hampir tidak mungkin dilakukan satu bulan sekali, mungkin sepekan sekali, mungkin sehari sekali. Nah, bagaimana seorang muslimah harus melakukan mandi junub. Tata cara mendi bagi wanita, dibedakan antara mandi junub dan mandi setelah haid atau nifas. Tata cara mandi junub bagi wanita sama saja seperti tata cara mandi junub bagi laki laki, hanya saja, wanita yang mandi junub dibolehkan untuk menggulung rambutnya. 

Tata cara mandi junub

Dimulai dengan berniat di dalam hati kita untuk menghilangkan hadats besar/hadast setelah berhubungan suami istri. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak mengucapkan Niat dengan lisan, dan kemudian membaca Bismillah, selanjutnya

Riwayat dari kedua Istri Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam  Aisyah RA dan Maimunah 

1. Mengambil air dan Mencuci atau membasuh kedua tangan dengan sabun.
2. Mengambil air dengan tangan kanan atau gayung Menumpahkan air ke tangan kiri untuk Mencuci kemaluan dan dubur, lalu membersihkan Najis-najis dengan sabun.
3. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna sebagaimana ketika hendak shalat, tapi tidak membasuh kaki.
4. Membasuh rambut dengan cara menyela-nyela rambut menggunakan tangan sehingga seluruh rambut Anda menjadi basah hingga ke pangkal dan kulit kepala.
5. Kemudian Menyiram kepala sebanyak 3x dan dan menyiram seluruh anggota badan dan membersihkannya.
6. Kemudian yang terakhir Pindah dari tempat semula dan selanjutnya mencuci kaki hingga sela-sela jari kaki sehingga seluruh bagian kaki anda menjadi basah.


gambar hadist Bukhari tentang junub

Terkadang kita menyepelehakan niat mandi wajib atau junub dan tata caranya, padahal ini cukup penting untuk diketahui, untuk itu artikel ini dibuat, dan artikel tata cara mandi wajib yang bisa anda ikuti agar bisa melakukannya dengan benar sesuai sunnah Nabi kita Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam. Semoga bisa bermanfaat.

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon