Ilmu Ikhlas

Dunia hijrah islami, Ilmu Ikhlas - Disini akan paparkan disini tentang ilmu ikhlas menurut pemahaman saya, Sebagai bentuk pembelajaran, dan menjadikan pribadi yang lebih baik lagi kedepannya. Dalam belajar menuntut ilmu terkadang kita sering kali bermalas-malasan, apalagi kita sering acuh padahal jelas sekali Agama Islam mengajarkan tentang menuntut ilmu. Pribahasa mengatakan Gapailah ilmu sampai negeri china. Mari kita perdalam dan berbenah diri dan belajar dengan menambahkan rasa kesabaran yang tinggi agar menjadi pribadi yang ikhlas terutama dalam menuntut ilmu ikhlas ini.
Gambar Ilmu Ikhlas

Pengertian Ilmu Ikhlas

Adalah menghendaki keridhaan Allah dalam suatu amalan yang kita lakukan. Ikhlas bukan berarti tidak mengharapkan suatu imbalan, karena di Indonesia kebanyakan orang menterjemahkan ikhlas berarti tidak berharap imbalan apapun, padahal justru jika kita beribadah tidak mengharapkan apa apa dalam Islam itu di sebut sombong.

Kita tidak boleh beramal sholeh dengan mengatakan saya tidak berharap surga, saya tidak takut neraka, itu sombong, saya mah beramal sholeh karena cinta sama Allah, itu termasuk Sombong. Karena Allah SWT yang menawarkan kita surga dan Allah lah yang menawarkan kita terbebas dari api neraka.

Jadi Ikhlas itu bukan tidak berharap apa apa, Ikhlas itu dalam definisi bahasa Arab artinya ikhlas itu tidak berharap apapun kecuali hanya kepada Allah, dan kepada Allah semua harapan kita bergantung, berharap Akhirat dan berharap Dunia.

Jadi kalau orang beribadah,berharap rizkinya lancar, itu ikhlas dan berharap hanya pada Allah.
Dan jika beribadah berharap kuliah dapat nilai bagus, itu ikhlas, kalau berharap beribadah supaya urusan pernikahan nya dimudahkan itu ikhlas, berharapnya ke Allah, apalagi kalau yang diharapkan dari Allah lebih besar porsi Akhirat dari pada Dunia, itu ikhlas banget. Justru kalau kita beribadah tidak mengharapkan apa apa di sisi Allah, Allah menggolongkan dia termasuk

 ** Istaghna kallaaa innal-insaana layathghooo **
"Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas,"
(QS. Al-'Alaq 96: Ayat 6)

** ar ro`aahustaghnaa **
"apabila melihat dirinya serba cukup."
(QS. Al-'Alaq 96: Ayat 7)

Salah satu cara menghadirkan niat agar bisa Ikhlas, Hadirkan Allah dalam amalan kita seakan akan kita diawasi oleh Allah, sehingga bisa menimbulkan rasa iklas dalam hati.
Ikhlas tentu bukan hal yang mudah di laksanakan walaupun sangat mudah untuk diucapkan, tetapi inilah yang diperintahkan Allah kepada kita,
Kalian  “ Wa maaa umiruuu illaa liya' budulloha mukhlishiina lahud-diina “  kalian tidak diperintahkan hanya kecuali hanya menjadi menyembah Allah dengan penuh keikhlasan,
(QS Al-Bayyinah 98 : Ayat 5)

Imam Al Ghazali berkata

Manusia pada dasarnya mati, kecuali orang yang berilmu,
Orang yang berilmu walaupun dia hidup  “tidur”  kecuali yang mengamalkan ilmunya,
Dan orang yang mengamalkan ilmunya banyak yang tertipu,
kecuali yang ikhlas di dalam mengamalkannya.

Begitulah dalam kehidupan ini ,manusia pada dasarnya mati kecuali orang yang berilmu,tidak banyak yang bisa dilakukan tanpa ilmu, ilmulah yang bisa membuat manusia itu hidup, bergerak,berbuat,berkembang,tumbuh menjadi lebih maju, ilmu dalam sebuah ungkapan lama membuat hidup lebih mudah, seni membuat hidup lebih indah, dan agama membuat hidup kita lebih terarah.
Ikhlas itu adalah ruh dari amal yang kita kerjakan, amal tanpa ikhlas seperti jasad tanpa ruh, mati nilai amal kita,
Ikhlaslah dalam melakukan sesuatu apapun karena Allah, Niscaya Allah akan membalas lebih besar dari apa yang sudah kita lakukan...

Demikian yang dapat saya sampaikan Tentang Ilmu Ikhlas, bila ada kalimat yang berkenan di hati Anda saya mohon maaf, semoga bermanfaat sekian dan terima kasih.

Previous
This Is The Oldest Page

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon