Tata Cara Berwudhu

Dunia hijrah islami, Tata Cara Berwudhu Jika Anda ingin menyempurnakan sholat maka mulailah dengan menyempurnakan wudhu. Ada keterkaitan antara sholat dengan wudhu. Ketika kalimat ini disambungkan antara solat dan wudhu, artinya orang yang wudhunya tidak sempurna maka pasti berdampak pada ketidaksempurnaan sholat. Maka ketika Alquran mengatakan jika anda ingin menyempurnakan sholat maka sempurnakanlah wudhu, maka jika wudhu seseorang tidak sempurna maka sholatnya pun akan berantakan.    


gambar tata cara berwudhu


Hadist BerWudhu

Nabi Muhammad SAW Menyampaikan dalam hadist



“Tidak akan pernah diterima solat seseorang yang masih punya hadast, sebelum wudhu dengan sempurna”    ( Riwayat Albukhari 135).

Jadi jika wudhunya tidak sempurna maka solatnya tidak akan diterima Allah SWT. Maka marilah kita belajar bagaimana cara berwudhu yang sempurna, mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.


Menurut Qur’an Ada 4 hal yang wajib atau pokok didalam wudhu yang harus di kerjakan secara sempurna, karena jika tidak akan membuat wudhunya tidak sah.                                                                                
- Membasuh Wajah Batasan wajah, dimulai batas dahi kening turun kebawah bagian depan sampai  ujung mata termasuk belakang telinga, sampai ke dagu dan menyela-nyela jenggot.
- Membasuh Tangan sampai siku ( dari jemari tangan lalu ke siku, ambil airnya tumpahkan ke tangan sampai siku dan turunkan kembali) 
Membasuh kepala ( ambil airnya , lalu tumpahkan,  Kemudian kepala bagian depan dibasahi lalu menarik tangan hingga kepala bagian belakang, kemudian menarik tangan kembali hingga kepala bagian depan. Setelah itu langsung dilanjutkan dengan memasukkan jari telunjuk ke lubang telinga, sedangkan ibu jari menggosok telinga bagian luar.
- Membasuh kaki sampai kedua mata kaki

Selain 4 hal di atas yang lainnya sunah.         

Tata Cara ber Wudhu

1. Berniat untuk menghilangkan hadast, dan memohon perlindungan
2. Membaca ‘bismillah’.
3. Membasuh kedua telapak tangan (sela sela tangan) sebanyak 3 kali.
4. Mengambil air menggunakan tangan kanan, lalu dimasukkan ke dalam mulut (berkumur-kumur atau madmadho) dan dimasukkan dalam hidung (istinsyaq) sekaligus –melalui satu cidukan-. Kemudian air tersebut dikeluarkan (istintsar) dengan tangan kiri. Dilakukan sebanyak tiga kali.
5. Membasuh wajah sebanyak 3 kali batasan wajah, dimulai batas dahi seluruh bagian muka sampai belakang telingan dan menyela-nyela jenggot.
6.  Membasuh tangan –kanan kemudian kiri- hingga siku dan sambil menyela-nyela jari-jemari.
7. Membasuh kepala 1 kali dan termasuk di dalamnya telinga. Sabda Nabi Muhammad SAW“Kedua telinga termasuk bagian dari kepala” (Hadist Ibnu Majah, disahihkan oleh Al Albani).  Cara membasuh kepala sebagai berikut, kedua telapak tangan dibasahi dengan air. lalu kepala bagian depan dibasahi lalu menarik tangan hingga kepala bagian belakang, kemudian menarik tangan kembali hingga kepala bagian depan. Dilanjutkan dengan memasukkan jemari telunjuk ke lubang telinga, sedangkan ibu jari menggosok telinga dibagian luar.
8. Membasuh kaki sebanyak 3 kali hingga ke mata kaki dengan mendahulukan kaki kanan sambil membersihkan sela-sela jemari kaki.


Setelah selesai, bacalah doa selesai wudhu

اَشْهَدُ اَنْ لآّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
Asyhadu allaa illaha Illalloohu wahdahu Laa syariikalahu wa asyhadu Anna Muhammadan ‘Abduhu warasuuluhu, Allaahummaj’alnii minattawwaabiina waj'alnii minal mutathohhiriina
Yang artinya “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah , jadikanlah saya termasuk golongan orang-orang yang ber taubat dan jadikanlah saya dari golongan orang-orang yang bersuci (sholeh)”

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon